5 “Kartini” Terkeren Kosmik

By

What’s up, Earth dwellers? Setelah riset berkepanjangan, kami-kami ini baru tahu, lho, kalau ternyata di Bumi ada perayaan tentang emansipasi perempuan, yakni Hari Kartini! Nah, mengingat peringatannya nggak lama lagi, kami lagi mencoba refleksi soal karya-karya yang udah ada di Kosmik, nih. Soalnya di Kosmik banyak karakter perempuan yang kuat dan menonjol, bahkan yang berada di garis paling depan sebagai tokoh utama. Coba cek deh, lima tokoh perempuan Kosmik yang paling bisa kamu andalkan di bawah ini.

 

 

Rixa (Rixa)

Kalau yang ini nggak perlu dipertanyakan lagi. Semua pembaca Kosmik pasti tahu, astronot satu ini emang keren dan pintar abis. Rixa berjuang keras dari latar belakang awalnya sebagai anak seorang TKI hingga dapat kuliah di Amerika Serikat, menjadi insinyur roket di Indonesia, dan akhirnya ikut terbang dalam sebuah misi penyelamatan ilmuwan Jepang.

 

Sejak awal kelihatan lah, kalau Rixa ini orangnya sangat dapat diandalkan. Mentalitasnya teguh karena sudah mengalami banyak rintangan selama hidupnya. Saat menjalankan misi pun, otaknya cepat berputar dan dia dapat mengambil keputusan-keputusan mumpuni dalam situasi genting. Bahkan dia dapat menyelesaikan masalah melalui perhitungan matematis di luar kepala! Dia juga tak segan terjun langsung, buktinya dia mengajukan diri ikut menjadi astronot ketimbang hanya sebagai insinyur, padahal dia tahu ikut sebagai astronot jauh lebih sulit dan butuh ketahanan fisik.

 

 

Asta (Flick Royale)

Dalam ranah Flick Royale yang tentunya amat serius dan penting, nggak ada teman yang lebih baik dari Asta. Kemampuannya dalam pertarungan Flick Royale termasuk paling hebat di antara anak-anak Cikarom 13, dan musuh yang tidak seimbang dengannya dapat dikalahkan dalam satu pukulan saja!

Asta juga bukan hanya seorang petarung yang lihai. Kemampuannya berpikir taktis dan menganalisa situasi membuatnya amat dibutuhkan setiap pertarungan menjadi intens. Buktinya saat pertarungan Romi melawan Arai, Romi hampir saja membuat blunder besar dengan memaksa mengeluarkan jurus andalannya kalau saja tidak dicegah Asta. Selain di kala itu, Asta juga setia menjadi semacam mentor untuk Romi.

 

 

Rana (Manungsa)

Melawan para Anomali bukanlah pekerjaan mudah. Namun bukan berarti kamu tidak bisa mencoba. Rana membuktikannya sebagai polisi Giacarta. Dia berpengalaman berhadapan dengan Anomali baik dari garis depan maupun dari belakang. Analisisnya sangat tajam dan pikirannya jernih, sehingga dia dapat menentukan kekuatan dan kelemahan Anomali yang dia hadapi.

Dari belakang, dia sukses mendukung Komandan-nya melumpuhkan Ni Khalisah, Anomali raksasa yang terjun di Giacarta, juga dalam pertarungan tragis melawan Anomali berwujud babi ngepet. Dia pun kompeten dalam bertarung di depan, terbukti dia berhasil melumpuhkan suatu Anomali bermata tiga nyaris sendirian setelah kekuatannya teranalisis, hingga membuat kagum Kanaka.

 

 

Waginah (Peluru)

Bila kamu tinggal di suatu dunia yang telah hancur lebur terkena efek nuklir, jangankan perempuan, semua orang pasti menderita dan akan sulit untuk bertahan hidup. Tapi tidak untuk Waginah. Si tomboy ini sudah tertempa hidup di alam liar, pun kemampuan bertempurnya sangat tinggi.

Waginah, selayaknya para ‘gali’ alias pemburu kontrak dalam cerita Peluru, pasti bisa selalu melindungi dari belakang. Dia bisa menembak jarak jauh seperti saat menyelamatkan Djarot dari kepungan tiga garong di Tegalrejo. Bukan cuma itu, Waginah juga pemberani, nekat, dan ahli dalam berbagai senjata lain. Hati-hati ya, jangan sampai menyinggung dia. Bisa berabe!

 

 

Mira (Peri Bahasa)

Untuk urusan menjaga keamanan dan tata berbahasa, Mira dapat kamu andalkan. Kedislipinannya merupakan salah satu aset penting bagi Polisi Bahasa dalam menjaga ketertiban. Namun di balik pembawaannya yang terasa dingin, dia dapat menjadi senior yang mengayomi dan tak segan mengajarkan banyak hal pada orang yang dia rasa pantas.

Dia merupakan sosok yang teguh dan kokoh di garis depan, dan tidak segan mendebat koleganya bila bertentangan pendapat. Untuk melawan Peri Bahasa sih, tak perlu diragukan. Berbagai ‘karya’ sudah pernah dia keluarkan dan ilusi pun tak mempan melawannya, bahkan dapat dia putarbalikkan, sambil melindungi juniornya.

 

Bagaimana? Semua yang di atas ini badass, kan? Mereka juga bisa maju ke depan dan berjuang dengan cara mereka masing-masing, jadi jangan kemakan lagi mitos-mitos Bumi soal lemahnya kaum hawa, deh! Dan karakter perempuan di Kosmik ini bukan hanya mereka, lho. Ada Kanaka dari Manungsa, Sri dari Antaboga, Avi dari Bingo, Rinjani dari Pakupalu, dan masih banyak lagi. Menurut kalian, siapa karakter perempuan Kosmik yang paling keren? Komentar atau share aja, ya!