Wanara 2: Regenerasi Dari Sesepuh

By

 

Tes, tes… diari E-1 log 0505-2017.

Generasi baru selalu punya tantangan baru. Inilah yang menarik dari proses regenerasi dan menjadi tema sentral dari Wanara. Di Wanara jilid 1 Seta dan kawan-kawan menyelamatkan  Panca dan berusaha menyelamatkan Netra.

Teman ini menarik bagiku karena generasi muda berusaha untuk berinteraksi dengan generasi lama melalui jalan yang sama; dalam Wanara, yang muda terjun ke dunia Superhero. Bila ditarik lebih luas, pesan ini menurut daku bisa dianalogikan ke dunia pekerjaan juga.

Relevansi

Andai Sweta mau, sebenarnya bisa saja ia membawa cerita ini tanpa keberadaan pahlawan super tua. Bisa saja para Wanara ini langsung diturunkan dan menghadapi Panda Corp. Toh, sebenarnya para Wanara juga bisa menghadapi antagonisnya. Para Wanara bisa saja muncul dan menuntaskan ancaman yang diberikan dari Panda Corp. Dengan kata lain, ada yang hendak disampaikan Sweta melalui pilihannya ini.

Tapi kalau Panca ilang jadi nggak bisa lihat adegan keren ini dong!

 

Bila kita melihat masyarakat generasi sekarang maka kita akan mendapati betapa mudahnya mendapat pengetahuan melalui internet. Tapi apakah pengetahuan yang didapat juga telah terimbuh dengan moral? Mengerti cara membuat TNT dan Penisilin bukan berarti mengerti efek yang akan dihadapi.

Dan menurut daku, di sinilah peran generasi pendahulu masuk. Pengalaman dan kebijaksanaan yang telah mereka dapatkan dahulu dapat diturunkan pada generasi baru. Pengalaman ini tentu saja tidak bisa sekedar dibaca saja, maka dari itu dibutuhkan pemondokan Kiskenda agar penurunan ide dan kebijaksanaan bisa lebih terpusat dan terstruktur, sama seperti pesantren.

Dinotice senpai pasti seneng dong, apalagi sampai bisa kolab bareng

Hero Untuk Masanya

Menurut daku, Wanara adalah sebuah panggilan dari Sweta untuk XGRA AXY. Setiap superhero memiliki masa dan alasan mengapa mereka relevan. Cara superhero lama mungkin tidak lagi cocok karena perkembangan jaman. Misalnya saja, superhero lama tidak mengenal media sosial dan bagaimana jaringan informasinya bisa digunakan untuk membantu misi. Kondisi ini sama dengan komikus generasi kini yang lebih ahli dalam promosi diri sendiri media sosial. Komikus lama harus belajar agar tidak tergerus oleh arus pergerakan baru.

Tapi andai memang seperti itu, maka Wanara akan selesai begitu proses suksesi, kenyataannya pada volume dua ini justru terjadi prahara yang juga melibatkan generasi lama dan baru. Dengan kata lain, pada Wanara jilid dua inilah generasi baru akan diberi rival dan antagonis yang cocok untuk menunjang perkembangan mereka.

Uugh… daku ingin membahas ini lebih dalam, tapi katanya spoiler cerita bisa dihukum di bumi. Dan entah apa yang akan terjadi kalau diari ini sampai dibaca oleh yang lain. Semoga saja kalian di bumi bisa segera membaca buku ini dan mendiskusikannya di grup Kosmik.

Diary Selesai, E-1 Log out